Showing posts with label Kiat esemka. Show all posts
Showing posts with label Kiat esemka. Show all posts

Friday, January 13, 2012

Menteri BUMN " mobil Esemka cukup jadi ajang pembelajaran, bukan proses produksi "

foto
        Dahlan Iskan Menteri BUMN

Dalam kunjungannya di Sekolah Menengah Kejuruan Muhammadiyah II Borobudur, Menteri BUMN Dahlan Iskan memesan satu unit mobil sport utility vehicle (SUV) Esemka Sang Surya Rajawali, warna hitam, harganya Rp 196 juta.

Dahlan mengapresiasi program Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan terutama di bidang keterampilamn siswa SMK. “Mendikbud memang ada program memberikan suku cadang lengkap pada 23 SMK di Indonesisa. Tiga SMK swasta dan 20 SMK Negeri,” jelasnya, Lalu kementerian mengumpulkan ke-23 SMK dan menunjuk satu importir yang ditunjuk memasok suku cadang.

Meski begitu, ia menyarankan agar keterampilan siswa SMK membuat mobil Esemka cukup jadi ajang pembelajaran. “Mobil Esemka kita lihat sebagai proses belajar, bukan proses produksi. Sebaiknya kita lihat proporsional,” tegasnya. Proyek pembuatan mobil Esemka tersebut dipandang sebagai sarana untuk belajar di bidang keteknikan khususnya otomotif.

Bahkan menurut Dahlan, mobil yang sudah pernah dibuat para siswa tetap jadi keterampilan yang diturunkan pada generasi siswa selanjutnya. “Mobil itu setelah jadi sebaiknya dipreteli lagi. Nanti adik kelasnya merakit lagi, begitu seterusnya,” tandasnya.

Saya sendiri sependapat dengan Menteri BUMN bahwa Mobil Esemka kita lihat sebagai proses belajar, bukan proses produksi. Alangkah tidak baik  murid-murid SMK di ekploitasi untuk memenuhi pesanan dan target produksi. Biarlah proses pengerjaan mobil Kiat Esemka untuk di jual secara komersil di kerjakan oleh swasta atau perusahaan/pabrikan yang mempunyai tenaga kerja tersendiri, dengan catatan pabrik atau perusahaan tersebut dapat mengakomodasi atau bahkan memprioritaskan alumni atau lulusan SMK-SMK tersebut yang ingin bekerja ditempatnya.

Karena pada dasarnya SMK masih merupakan sekolah atau lembaga pendidikan yang mengajarkan ilmu pengetahuan bukan hanya teori tapi juga praktek, bukan hanya ilmu mesin atau keterampilan lainnya tetapi juga ilmu pengetahuan sosial dan alam seperti halnya sekolah menengah umum lainnya. Intinya SMK merupakan lembaga pendidikan bukan balai latihan  kerja.

Monday, January 9, 2012

Kiat Esemka Bangkitkan Semangat Mobil Nasional

img


Beberapa hari ini mobil Kiat Esemka menjadi topik yang panas di beritakan baik itu di televisi maupun dunia maya. Sejak di perkenalkan oleh walikota solo Bapak Joko Widodo mobil ini memang serasa booming, bahkan kabarnya mobil kiat esemka yang terdiri dari beberapa varian ini seperti SUV, SUV Double Cabin dan Pick up telah di pesan ribuan unit.

Walaupun telah mendapat banyak pesanan yang konon berasal dari perusahaan, pejabat, bahkan artis  namun mobil ini belum mendapat surat izin produksi dari pemerintah. Kabar terakhir mengatakan bahwa mobil kiat esemka sebenarnya berhasil melewati uji kelayakan akan tetapi terganjal pada uji emisi.

Berikut kelemahan ini adalah beberapa catatan yang saya kutip dari detikOto soal kelemahan mobil ini

  1. Yang perlu diperbarui adalah panel bodinya yang tidak presisi meski bentuk bodinya sudah cukup baik.
  2. Lampu penerang masih mencomot dari merek mobil lain. Tentu ini tidak etis jika sudah berkategori industri roda empat. Ini sangat disayangkan
  3. Masuk ke dalam interior mobil satu ini ada yang paling mencolok perhatian. detikOto terpusat pada model dashbord. Letak dashboard sepertinya masih harus diperbaiki agar maksimal dan tidak terlihat berantakan. 
  4. Sedangkan kain untuk pelapis atap mobil masih terlihat lipatannya.
  5. Power window yang masih tersendat-sendat ketika naik-turun. 
  6. Sedangkan di sektor pendorong, Esemka masih kurang bertenaga. Masih banyak pekerjaan rumah harus dilakukan pihak pengembang, jadi tidak hanya memperhatikan penampilan melainkan performa mesin juga harus ditingkatkan.
  7. Kopling masih keras.
  8. Pedal gas masih keras
  9. Dan kemudi juga masih terasa berat meski sudah menggunakan power steering. Sungguh tidak nyaman untuk mobil sekelas SUV.
terlepas dari hal tersebut bukan berarti tidak ada poin plus dari mobil rakitan anak sekolahan ini. Beruntung ketika melihat doortrim, anak SMK tersebut seperti lebih pandai merakitnya ketimbang lain.Asyiknya lagi Esemka Rajawali sudah memiliki segudang fitur, salah satunya fitur AC dual zone. Adalagi power steering, central lock, power windows, sensor parkir, serta CD player, namun tidak untuk airbag. Nilai plus lainnya pada kendaraan Esemka Rajawali adalah suspensi yang mumpuni untuk mobil besar berukuran panjang 5.035 mm, lebar 1.690 mm, dan tinggi 1.630 mm.


foto
 Kiat Esemka



Gelly Foday Explorer

Banyak yang memberi komentar yang positip terhadap mobnas ini tetapi ada juga yang berkomentar negatif, bahkan ada yang berpendapat mobil sama persis dan meniru mobil buatan China Gelly Foday Explorer 6 . Dibalik kekurangan dan kontroversinya, semoga saja booming berita mobil nasional ini tidak hanya menjadi tren sesaat dan dapat terus berkembang menjadi industri nasional yang dapat di banggakan.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...